Tetapi inilah kami. Anak-anak kampung yang tumbuh selaras dengan alam. Sebagaimana anak-anak kota, kami juga suka dengan bola. Terutama sepak bola. Tetapi inilah kampung kami. Kami bermain bola di manapun kami bisa menendang bola. Di teras rumah, di jalan-jalan kampung, tetapi tidak di lapangan sepak bola selayaknya. Kami tentu lebih jago menendang bola jika dibandingkan dengan anak-anak kota yang hebat bermain di lapangan dengan rumput hijau yang empuk dan luas. Kami tidak peduli apakah kami laki-laki atau perempuan. Sebab, sepak bola sejatinya adalah permainan. Dan sebuah permainan, dalam hemat kami, siapapun bisa melakukannya. Oleh karena itu, inilah cara kami bermain bola di kampung kami, sembari berharap suatu hari nanti kami dapat membuat lapangan sepak bola yang sesungguhnya. (IS)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar